0

Delon dan Sisi Idol: “Semua Karena Tuhan”



>

Sisi Idol saat menyanyi di acara Rencontre (foto oleh : Dian)


“Ayo, tepuk tangan sekeras-kerasnya untuk Tuhan!” ujar pria tampan dengan balutan kemeja hitam lengan panjang itu. Kacamata kotaknya bertengger di hidungnya yang basah karena peluh. Sedangkan mulutnya terus menyanyikan lagu-lagu yang menghidupkan semangat ratusan anak muda yang menonton aksinya.


Dialah Alexander Stanislaus Liaw Delon Thamrin. Pria yang populer disapa Delon ini berkesempatan menyanyi di hadapan sekitar 400 Orang Muda Katolik gabungan pada acara Rencontre di gereja Santa Helena, 28 Mei 2010 lalu.


Jangan ditanya lagi bagaimana antusiasme para remaja ini. Mereka bukan hanya bersorak girang, tetapi juga ikut bernyayi bersama Delon. Beberapa buah lagu andalan Delon seperti Terima Kasih Cinta dan You Raise Me Up diperdengarkan khusus bagi mereka yang hadir di situ.


Selain menyanyi, Delon juga berbagi kisah perjalanan hidupnya yang luar biasa. Karir pemuda kelahiran Jakarta 20 Mei 1978 ini berawal dari pekerjaannya sebagai wedding singer. Sebelum masuk dalam nominasi Indonesian Idol, Delon merasakan hidup yang sulit. Namun tak dinyana, berkat ketekunan dan doa, Delon bisa meniti karir hingga sukses dan dikenal banyak orang.


Baginya, semua hal yang didapatkan sekarang semata-mata karena Tuhan. “Semua bukan karena kehebatan saya seorang diri, tetapi karena kehebatan Tuhan,” ujarnya mantap. Delon mengajak semua anak muda untuk memiliki semangat hidup. “Jangan pernah menyerah pada keadaan. Seperti lagu d’Massiv, hidup adalah sebuah anugerah,” ujarnya sembari memamerkan deretan gigi putihnya.


Selain Delon, pembelajaran lain datang dari Sisi Idol. Gadis bernama lengkap Sisi Hapsari ini juga merupakan finalis Indonesian Idol. Sisi yang ditemui WARNA usai menghibur para peserta menceritakan tentang kuasa Tuhan yang begitu nyata dalam hidupnya.


Dulu, Sisi merasa dirinya tidaklah cantik. Tubuhnya kecil, hitam, dan tidak menarik. Kondisi ekonomi keluarganya juga cukup memprihatinkan. Setelah tamat SMA, Sisi terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Saat itu, terbersit di pikirannya untuk mencari cara demi melanjutkan pendidikan. Ia pun mendapat job sebagai penyanyi di sebuah club di Jakarta. “Dalam melakukan pekerjaan ini hati saya sangsi, tetapi sisi ‘manusia’ saya mengatakan kenapa tidak,” ujarnya. Semenjak itu, dunia malam yang gemerlap menjadi temannya sehari-hari. Kata pelecehan dan free sex menjadi akrab di telinga gadis ini. Namun, ia tetap berusaha membentengi diri dari segala hal negatif tersebut.


Pada masa-masa itu, Sisi selalu berdoa Rosario kepada Bunda Maria. Ia mengharapkan jalan yang terbaik. Pada akhirnya, Tuhan membuka jalan lewat audisi Indonesian Idol. Sisi yang semula hanya coba-coba, akhirnya lolos hingga babak 12 besar. “Awalnya memang coba-coba, tetapi setiap hal yang saya lakukan selalu saya amini dan yakini saja,” ujarnya lagi.


Semenjak itu, kehidupannya berubah drastis. Tawaran menyanyi datang dari mana-mana. Hingga kini, Sisi bisa menyelesaikan studinya dan menyekolahkan adik-adiknya. Ia pun tidak pernah melupakan tugasnya sebagai warga gereja. Ia tergabung dalam paduan suara Ratu Rosari Jagakarsa. Sekarang, Sisi sedang berupaya untuk menelurkan album rohani dan sekulernya yang kedua.


Sama seperti yang dirasakan Delon, karya Tuhan benar-benar luar biasa bagi hidupnya. “Tuhan selalu memberi lebih,” katanya. Jika dulu Sisi merasa tidak memiliki kelebihan apapun, kini ia menyadari bahwa tidak ada manusia yang tercipta tanpa sebuah kelebihan karena manusia dibentuk serupa dengan citra Allah. “Sekarang, jangan ada kata tidak puas lagi kepada diri sendiri. Bersyukurlah atas apa yang kalian dapat hari ini, dan berusahalah dengan keras, maka kelak Tuhan akan menjawab semua doa-doa kita,” kata Sisi sambil tersenyum hingga meninggalkan semburat kemerahan di pipinya. (Nrt)


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:

Posting Komentar

Back to Top